welcome to my mini blog . . . . .
matoduwoloooo

Kamis, 19 April 2012

IDENTIFIKASI DATA KELEMBAGAAN AGRIBISNIS

IDENTIFIKASI DATA KELEMBAGAAN AGRIBISNIS

A.      UP- FMA TILOTE ( UNIT PENGELOLA – FARMER MANAGED EXTENSION ACTIVITIES )
a.    Sejarah
Program Pemberdayaan Petani melalui Teknologi dan Informasi Pertanian (P3TIP).Farmer Empowerment through Agricultural Technology and Information (FEATI)Mulai tahun 2007, Badan Pengembangan SDM Pertanian melaksanakan Program Pemberdayaan Petani melalui Teknologi dan Informasi Pertanian (P3TIP).
UP–FMA TILOTE merupakan salah satu sarana daripada program ini dan merupakan kelembagaan agribisnis yang dijadikan sebagai sarana penyalur keterampilan,pengetahuan serta pengelolaan hasil – hasil pertanian yang kemudian dijadikan sebagai peluang bisnis oleh petani yang ada di Desa Tilote Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo. UP FMA TILOTE itu sendiri merupakan program pemerintah yang kemudian di biayai oleh Bank Dunia yang telah dikukuhkan sejak tahun 2007 yang terdiri dari beberapa Kelompok Tani yang ada di desa Tilote dengan memiliki anggota sebanyak 45 orang hingga saat ini.
b.   Tempat
UP – FMA TILOTE ini tempatnya berada di Desa Tilote Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo yang dikelola oleh para petani di desa tersebut dengan usaha komoditas utama yaitu tanaman Hortikultura.
c.    Tujuan
Memberdayakan petani dan organisasi petani dalam peningkatan produktivitas, pendapatan dan kesejahteraan petani melalui peningkatan aksebilitas terhadap informasi, teknologi, modal dan sarana produksi, pengembangan agribisnis dan kemitraan usaha
d.   Ruang Lingkup
·      Pengembangan kelembagaan penyuluhan
·      Pengembangan kelembagaan petani
·      Penguatan ketenagaan penyuluhan
·      Perbaikan sistem dan metode penyuluhan
·      Perbaikan penyelenggaraan penyuluhan

·      Penguatan dukungan teknologi pada usaha tani/agribisnis di tingkat petani
·      Perbaikan pelayanan teknologi dan informasi pertanian.
e.    Kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan
§  Pengembangan sumberdaya manusia penyuluhan di tingkat kebupaten dan provinsi melalui pelatihan dan pendidikan formal lanjutan melalui Penyuluhan di tingkat Kelompok Tani khususnya yang ada di Desa Tilote
§  Pelatihan teknologi budidaya oleh pihak Balai Pertanian Kecamatan,Kabupaten maupun yang dari Provinsi
§  Mengasah keterampilan para petani melalui berwirausaha lewat hasil-hasil pertanian seperti pembuatan pupuk organik dari eceng gondok,pembuatan green house dengan sistem tanam vertikulture kaleng,pembuatan pestisida nabati yang kemudian dipasarkan ke petani-petani yang membutuhkan dan pihak-pihak dinas pertanian,kehutanan yang membutuhkan akan produk tersebut.
§  Pemberian keterampilan dalam teknologi informasi yang bertujuan untuk memberikan informasi kepada para petani mengenai hal-hal yang berhubungan dengan teknologi budidaya maupun pengolahan hasil-hasil pertanian.
§  Kegiatan studi banding / field trip yang diadakan untuk meningkatkan wawasan para petani mengenai keberhasilan kelompok tani yang ada di luar Desa
f.     Produk yang telah dihasilkan
·      Pupuk organik dari eceng gondok
·      Pembuatan Green House dengan sistem tanama vertikulture kaleng
·      Pestisida Nabati
·      Hasil – hasil komoditas Hortikultura ( caisim,tomat,rica,seledri,bunga kol,dll )
·      Pembuatan Trichoderma









g.    Struktur Organisasi

UP – FMA TILOTE
DESA TILOTE KEC.TILANGO KAB.GORONTALO

Ketua
Anton Puyo

 

Seksi Sarana
Marzuki
Seksi Hama & Penyakit
Marzuki
Seksi Pemasaran
Marwan Patila
Penyuluh Swadaya
Mahmud Abas
Erni Niode
Sekretaris
Roman Gubali
Bendahara
Samira Saha
Penyuluh Pendamping
PPL
Indri Yasin
 
















                                                                                                                                                  




B.       PUSAT PELATIHAN PERTANIAN & PEDESAAN SWADAYA (P4S) “MEGA TANI MANDIRI”
a.    Sejarah
Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) “ MEGA TANI MANDIRI” yang telah berdiri sejak tahun 2007 yang awalnya telah melalui tahap-tahap yang dahulunya masih berbentuk Kelompok Tani tahun 2003 kemudian berubah menjadi Pos Pelayanan Agen hayati tahun 2006. Kemudian telah produk-produk yang dapat diciptakan sendiri yang telah dirasakan manfaatnya oleh para petani-petani yang tergabung di dalam Pusat Pelatihan ini maupun petani dari luar desa yang membutuhkan.
Selain itu juga Pusat Pelatihan ini memberikan Pelatihan ataupun Penyuluhan sendiri yaitu Ketua dari Pusat Pelatihan ini yang ternyata berprofesi sebagai Petani. Perlu di ketahui juga P4S MEGA TANI MANDIRI ini telah mendapat penghargaan-penghargaan atas prestasi mereka baik dari produk hasil komoditas pertanian maupun tingkat keterampilan mereka yang telah mendapat pengakuan baik dari pihak Pemerintah Pusat maupun Pihak Pemerintah Provinsi Gorontalo.
b.   Tempat
Adapun tempat dari Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) “MEGA TANI MANDIRI“ ini terletak di Desa Toto Utara Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango yang dikelola oleh para petani yang ada di Desa tersebut dengan usaha komoditas utama yaitu tanaman padi.
c.    Tujuan
Tujuan dari P4S “MEGA TANI MANDIRI“ ini yaitu terutama untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia khususnya para Petani yang harus diberikan baik itu Pelatihan, Pengetahuan umum  / informasi yang berkaitan dengan dunia pertanian,serta mengasah keterampilan para petani dalam mengaplikasikan teknologi,teknik budidaya hingga sampai pada sistem pemasaran produk.
d.   Kegiatan – kegiatan yang pernah dilaksanakan
·      Pengembangan potensi para petani melalui pembinaan kelompok tani dengan cara pemberian penyuluhan pertanian
·      Pengenalan teknologi yang dapat diaplikasikan dalam pengetahuan untuk mencari informasi melalui teknik budidaya komoditas pertanian
·      Praktek pembuatan produk-produk pertanian yang dibuat dari bahan dasar hasil komoditas pertanian
·      Kerjasama dengan sekolah-sekolah,universitas-universitas,hingga instansi pemerintah khususnya di daerah Provinsi Gorontalo dan ada juga dari luar daerah hingga dari luar negeri ( Jepang ) dalam pembelajaran mapun dari segi teknik budidaya hingga pengenalan produk yang telah diusahakan sendiri.
e.    Produk yang telah dihasilkan
·      Mengembangbiakkan tricograma sp,coryne bacteri,dantrico compose (untuk mengatasai hama penggerek batang)
·      Pembuatan Pupuk alami yaitu pupuk trichocompos yang bahan utamanya dari hasil komoditas pertanian seperti jerami padi , buah maja
·      Pembuatan obat anti stress pada tanaman yang bahan utamanya dari rumput teki
·      Pembuatan Tanaman Hias




















f.     Struktur Organisasi
PUSAT PELATIHAN PERTANIAN DAN PEDESAAN SWADAYA (P4S)
 “MEGA TANI MANDIRI”
Wakil Ketua
Romi Muhamad

Ketua
Tonny Muhamad

DESA TOTO UTARA KEC.TILONGKABILA KAB.BONEBOLANGO








Bendahara
Herlina Bakari

Sekretaris
Misrawati Dalu

                                                                               


Wakil Sekretaris
Nirmawaty Hasan

Wakil Bendahara
Asna Usman

                                                                                                                     

                                                                                                                                                                                  

Seksi Konsumsi
Iwin Ibrahim
Kamaria Palu
Samsia Pomontolo

Seksi Pelaitihan & Pengadaan Pangan
Abd. Rajak Umar
Marsel Yahya
Darwan Botutihe

Seksi Akomodasi&Perlengkapan
Herdi Muhamad
Raqa Dai
Nurlaila Asula
 



                                                                                      

soal-jawab Analisis SWOT


1.       Jelaskan pentingnya analisis SWOT sebagai bagian utama dari perencanaan strategis!
Jawab : Analisis SWOT merupakan bagian dari proses perencanaan. Hal utama yang ditekankan adalah bahwa dalam proses perencanaan tersebut, suatu institusi membutuhkan penilaian mengenai kondisi saat ini dan gambaran ke depan yang mempengaruhi proses pencapaian tujuan institusi. Dengan analisa SWOT akan didapatkan karakteristik dari kekuatan utama, kekuatan tambahan, faktor netral, kelemahan utama dan kelemahan tambahan berdasarkan analisa lingkungan internal dan eksternal yang dilakukan. Dari analisa tersebut potensi dari suatu institusi untuk bisa maju dan berkembang dipengaruhi oleh : bagaimana institusi memanfaatkan pengaruh dari luar sebagai kekuatan tambahan serta pengaruh lokal dari dalam yang bisa lebih dimaksimalkan.
2.       Mengapa pelanggan menjadi sangat penting dalam urusan bisnis!
Jawab : Loyalitas pelanggan merupakan faktor yang sangat penting bagi kelangsungan sebuah perusahaan karena pelanggan yang loyal akan aktif berpromosi dan memberikan rekomendasi kepada kerabat dan sahabat mereka, menjadikan produk sebagai pilihan utama dan tidak mudah untuk berpindah ke kompetitor lain.
Para pakar sepakat bahwa kepuasan pelanggan merupakan faktor utama yang dapat menarik loyalitas pelanggan. Namun demikian, nasabah yang puas belum tentu secara otomatis menjadi loyal, karena pada dasarnya manusia selalu ingin mencoba sesuatu yang baru. Untuk itu diperlukan strategi yang tepat untuk mempertahankan pelanggan, misalnya dengan mengadakan berbagai program Customer Loyalty, seperti pemberian point reward, special discount, dll.
3.       Jawab : Pelayanan Nissan Cikarang tidak Profesional
Pada 24 Nopember 2011, saya memesan mobil Nissan GL HWS Autech M/T warna putih di Dealer Nissan Cikarang dengan sales inisial “R” atasnama suami. Pada waktu itu dijanjikan mobil akan keluar paling cepat pada Desember 2011 atau Januari 2012.
 Setelah menunggu bulan Desember ternyata dijanjikan awal Januari 2012, tapi diundur lagi dengan alasan libur tahun baru dan dijanjikan kembali pada 15 Januari. Itu pun setelah saya selalu yang menanyakan bukan dari pihak mereka yang memberikan informasi ke saya selaku konsumen.
 Tepat pada 15 Januari, saya menagih janji untuk menanyakan pesanan mobil ternyata diundur kembali sampai 31 Januari dengan alasan banyak yang pesan tipe tersebut dan Nissan sendiri “kaget” banyak pesanan tipe tersebut sehingga antriannya panjang.
Akhirnya saya menanyakan kembali kepastian kapan mobil tersebut akan saya terima dengan bertemu manajer insial “M”. Dia bilang saya harus bersabar tunggu sampai 31 Januari padahal saya berniat kalau sampai 15 Januari belum turun juga mau dibatalkan dengan perjanjian uang DP 100% akan kembali dan saya akan membeli mobil dengan merk lain yang pelayanannya lebih profesional.
Pada 31 Januari, saya menanyakan kembali ke manajer “M” ternyata jawabannya sangat mengecewakan, katanya tidak sanggup dan menyerah atas pesanan mobil yang tidak kunjung datang sehingga menyarankan saya untuk membatalkan saja dengan mengembalikan DP 100% dan akan diproses. Saya tanyakan kembali ke sales “R”, katanya barang ada di pabrik Cikampek tapi tidak jelas alasanya kenapa tidak bisa turun sampai ke dealer. Saya sebagai konsumen sangat dikecewakan oleh ketidakprofesionalan pelayanan Nissan Cikarang, dirugikan oleh waktu inden pesanan yang sudah berjalan dua bulan, tidak ada komunikasi antara sales dengan konsumen, ketidaksiapan Nissan dalam menyiapkan produk. kalau memang tidak ada produk kenapa ditawarkan kepada konsumen? Sehingga konsumen harus menunggu lama tanpa kepastian yang jelas pada akhirnya di batalkan oleh pihak delaer.
Hal ini dapat mempengaruhi konsumen lainnya serta calon konsumen, juga hal ini dapat dimanfaatkan oleh pesaing untuk merebut hati konsumennya. Karenanya, perusahaan modern yang besar dan memiliki banyak pelanggan akan dengan murah hati meminta maaf dan tidak jarang disertai hadiah menarik bagi konsumen yang mengeluh. Inilah tanda bahwa konsumen di mata produsen adalah benar-benar Raja.

Minggu, 12 Februari 2012

hukum merayakan hari valentine buat umat islam

“Hukum Merayakan Hari Valentine buat Umat Islam”


  Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Langsung saja pertanyaan saya Ustadz, bagaimana hukum merayakan hari Valentine dalam pandangan syariah Islam? Mohon dijelaskan hakikat dan sejarahnya. Mohon dijelaskan, terima kasih
wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nurahini Hendrawati
Jawaban
Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Boleh jadi tanggal 14 Pebruari setiap tahunnya merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh banyak remaja, baik di negeri ini maupun di berbagai belahan bumi. Sebab hari itu banyak dipercaya orang sebagai hari untuk mengungkapkan rasa kasih sayang. Itulah hari valentine, sebuah hari di mana orang-orang di barat sana menjadikannya sebagai fokus untuk mengungkapkan rasa kasih sayang.
Dan seiring dengan masuknya beragam gaya hidup barat ke dunia Islam, perayaan hari valentine pun ikut mendapatkan sambutan hangat, terutama dari kalangan remaja ABG. Bertukar bingkisan valentine, semarak warna pink, ucapan rasa kasih sayang, ungkapan cinta dengan berbagai ekspresinya, menyemarakkan suasan valentine setiap tahunnya, bahkan di kalangan remaja muslim sekali pun.
Perayaan Valentine’s Say adalah Bagian dari Syiar Agama Nasrani
Valentine’s Day menurut literatur ilmiyah yang kita dapat menunjukkan bahwa perayaan itu bagian dari simbol agama Nasrani.
Bahkan kalau mau dirunut ke belakang, sejarahnya berasal ari upacara ritual agama Romawi kuno. Adalah Paus Gelasius I pada tahun 496 yang memasukkan upacara ritual Romawi kuno ke dalam agama Nasrani, sehingga sejak itu secara resmi agama Nasrani memiliki hari raya baru yang bernama Valentine’s Day.
The Encyclopedia Britania, vol. 12, sub judul: Chistianity, menuliskan penjelasan sebagai berikut: “Agar lebih mendekatkan lagi kepada ajaran Kristen, pada 496 M Paus Gelasius I menjadikan upacara Romawi Kuno ini menjadi hari perayaan gereja dengan nama Saint Valentine’s Day untuk menghormati St. Valentine yang kebetulan mati pada 14 Februari .
Keterangan seperti ini bukan keterangan yang mengada-ada, sebab rujukannya bersumber dari kalangan barat sendiri. Dan keterangan ini menjelaskan kepada kita, bahwa perayaan hari valentine itu berasal dari ritual agama Nasrani secara resmi. Dan sumber utamanya berasal dari ritual Romawi kuno. Sementara di dalam tatanan aqidah Islam, seorang muslim diharamkan ikut merayakan hari besar pemeluk agama lain, baik agama Nasrani ataupun agama paganis dari Romawi kuno.
Katakanlah: Hai orang-orang kafir. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang Aku sembah. Dan Aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah menjadi penyembah Tuhan yang Aku sembah. Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku.
Kalau dibanding dengan perayaan natal, sebenarnya nyaris tidak ada bedanya. Natal dan Valentine sama-sama sebuah ritual agama milik umat Kristiani. Sehingga seharusnya pihak MUI pun mengharamkan perayaan Valentine ini sebagaimana haramnya pelaksanaan Natal bersama. Fatwa Majelis Ulama Indonesia tentang haramnya umat Islam ikut menghadiri perayaan Natal masih jelas dan tetap berlaku hingga kini. Maka seharusnya juga ada fatwa yang mengharamkan perayaan valentine khusus buat umat Islam.
Mengingat bahwa masalah ini bukan semata-mata budaya, melainkan terkait dengan masalah aqidah, di mana umat Islam diharamkan merayakan ritual agama dan hari besar agama lain.
Valentine Berasal dari Budaya Syirik.
Ken Swiger dalam artikelnya “Should Biblical Christians Observe It?” mengatakan, “Kata “Valentine” berasal dari bahasa Latin yang berarti, “Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuat dan Maha Kuasa”. Kata ini ditunjukan kepada Nimroe dan Lupercus, tuhan orang Romawi”.
Disadari atau tidak ketika kita meminta orang menjadi “to be my Valentine”, berarti sama dengan kita meminta orang menjadi “Sang Maha Kuasa”. Jelas perbuatan ini merupakan kesyirikan yang besar, menyamakan makhluk dengan Sang Khalik, menghidupkan budaya pemujaan kepada berhala. Icon si “Cupid ” itu adalah putra Nimrod “the hunter” dewa matahari.
Disebut tuhan cinta, karena ia rupawan sehingga diburu wanita bahkan ia pun berzina dengan ibunya sendiri. Islam mengharamkan segala hal yang berbau syirik, seperti kepercayaan adanya dewa dan dewi. Dewa cinta yang sering disebut-sebut sebagai dewa Amor, adalah cerminan aqidah syirik yang di dalam Islam harus ditinggalkan jauh-jauh. Padahal atribut dan aksesoris hari valentine sulit dilepaskan dari urusan dewa cinta ini.
Walhasil, semangat Valentine ini tidak lain adalah semangat yang bertabur dengan simbol-simbol syirik yang hanya akan membawa pelakunya masuk neraka,
naudzu billahi min zalik.
Semangat valentine adalah Semangat Berzina
Perayaan Valentine’s Day di masa sekarang ini mengalami pergeseran sikap dan semangat. Kalau di masa Romawi, sangat terkait erat dengan dunia para dewa dan mitologi sesat, kemudian di masa Kristen dijadikan bagian dari simbol perayaan hari agama, maka di masa sekarang ini identik dengan pergaulan bebas muda-mudi. Mulai dari yang paling sederhana seperti pesta, kencan, bertukar hadiah hingga penghalalan praktek zina secara legal. Semua dengan mengatasnamakan semangat cinta kasih.
Dalam semangat hari Valentine itu, ada semacam kepercayaan bahwa melakukan maksiat dan larangan-larangan agama seperti berpacaran, bergandeng tangan, berpelukan, berciuman, petting bahkan hubungan seksual di luar nikah di kalangan sesama remaja itu menjadi boleh. Alasannya, semua itu adalah ungkapan rasa kasih sayang, bukan nafsu libido biasa.
Bahkan tidak sedikit para orang tua yang merelakan dan memaklumi putera-puteri mereka saling melampiaskan nafsu biologis dengan teman lawan jenis mereka, hanya semata-mata karena beranggapan bahwa hari Valentine itu adalah hari khusus untuk mengungkapkan kasih sayang.
Padahal kasih sayang yang dimaksud adalah zina yang diharamkan. Orang barat memang tidak bisa membedakan antara cinta dan zina. Ungkapan make love yang artinya bercinta, seharusnya sedekar cinta yang terkait dengan perasan dan hati, tetapi setiap kita tahu bahwa makna make love atau bercinta adalah melakukan hubungan kelamin alias zina. Istilah dalam bahasa Indonesia pun mengalami distorsi parah.
Misalnya, istilah penjaja cinta. Bukankah penjaja cinta tidak lain adalah kata lain dari pelacur atau menjaja kenikmatan seks?
Di dalam syair lagu romantis barat yang juga melanda begitu banyak lagu pop di negeri ini, ungkapan make love ini bertaburan di sana sini. Buat orang barat, berzina memang salah satu bentuk pengungkapan rasa kasih sayang. Bahkan berzina di sana merupakan hak asasi yang dilindungi undang-undang.
Bahkan para orang tua pun tidak punya hak untuk menghalangi anak-anak mereka dari berzina dengan teman-temannya. Di barat, zina dilakukan oleh siapa saja, tidak selalu Allah SWT berfirman tentang zina, bahwa perbuatan itu bukan hanya dilarang, bahkan sekedar mendekatinya pun diharamkan.
Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.
wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sumber Hukum Merayakan Hari Valentine buat Umat Islam : http://assunnah.or.id

Selasa, 17 Januari 2012

ARTIKEL INSPIRASI : CINTA SEJATI DALAM ISLAM

Cinta Sejati Dalam Islam

 

Makna ‘Cinta Sejati’ terus dicari dan digali. Manusia dari zaman ke zaman seakan tidak pernah bosan membicarakannya. Sebenarnya? apa itu ‘Cinta Sejati’ dan bagaimana pandangan Islam terhadapnya?
Seorang peneliti dari Researchers at National Autonomous University of Mexico mengungkapkan hasil risetnya yang begitu mengejutkan. Menurutnya: Sebuah hubungan cinta pasti akan menemui titik jenuh, bukan hanya karena faktor bosan semata, tapi karena kandungan zat kimia di otak yang mengaktifkan rasa cinta itu telah habis. Rasa tergila-gila dan cinta pada seseorang tidak akan bertahan lebih dari 4 tahun. Jika telah berumur 4 tahun, cinta sirna, dan yang tersisa hanya dorongan seks, bukan cinta yang murni lagi.
Menurutnya, rasa tergila-gila muncul pada awal jatuh cinta disebabkan oleh aktivasi dan pengeluaran komponen kimia spesifik di otak, berupa hormon dopamin, endorfin, feromon, oxytocin, neuropinephrine yang membuat seseorang merasa bahagia, berbunga-bunga dan berseri-seri. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, dan terpaan badai tanggung jawab dan dinamika kehidupan efek hormon-hormon itu berkurang lalu menghilang. (sumber: www.detik.com Rabu, 09/12/2009 17:45 WIB).
Wah, gimana tuh nasib cinta yang selama ini anda dambakan dari pasangan anda? Dan bagaimana nasib cinta anda kepada pasangan anda? Jangan-jangan sudah lenyap dan terkubur jauh-jauh hari.
Anda ingin sengsara karena tidak lagi merasakan indahnya cinta pasangan anda dan tidak lagi menikmati lembutnya buaian cinta kepadanya? Ataukah anda ingin tetap merasakan betapa indahnya cinta pasangan anda dan juga betapa bahagianya mencintai pasangan anda?
Saudaraku, bila anda mencintai pasangan anda karena kecantikan atau ketampanannya, maka saat ini saya yakin anggapan bahwa ia adalah orang tercantik dan tertampan, telah luntur.
Bila dahulu rasa cinta anda kepadanya tumbuh karena ia adalah orang yang kaya, maka saya yakin saat ini, kekayaannya tidak lagi spektakuler di mata anda.
Bila rasa cinta anda bersemi karena ia adalah orang yang berkedudukan tinggi dan terpandang di masyarakat, maka saat ini kedudukan itu tidak lagi berkilau secerah yang dahulu menyilaukan pandangan anda.
Saudaraku! bila anda terlanjur terbelenggu cinta kepada seseorang, padahal ia bukan suami atau istri anda, ada baiknya bila anda menguji kadar cinta anda. Kenalilah sejauh mana kesucian dan ketulusan cinta anda kepadanya. Coba anda duduk sejenak, membayangkan kekasih anda dalam keadaan ompong peyot, pakaiannya compang-camping sedang duduk di rumah gubuk yang reot. Akankah rasa cinta anda masih menggemuruh sedahsyat yang anda rasakan saat ini?
Para ulama’ sejarah mengisahkan, pada suatu hari Abdurrahman bin Abi Bakar radhiallahu ‘anhu bepergian ke Syam untuk berniaga. Di tengah jalan, ia melihat seorang wanita berbadan semampai, cantik nan rupawan bernama Laila bintu Al Judi. Tanpa diduga dan dikira, panah asmara Laila melesat dan menghujam hati Abdurrahman bin Abi Bakar radhiallahu ‘anhu. Maka sejak hari itu, Abdurrahman radhiallahu ‘anhu mabok kepayang karenanya, tak kuasa menahan badai asmara kepada Laila bintu Al Judi. Sehingga Abdurrahman radhiallahu ‘anhu sering kali merangkaikan bair-bait syair, untuk mengungkapkan jeritan hatinya. Berikut di antara bait-bait syair yang pernah ia rangkai:
Aku senantiasa teringat Laila yang berada di seberang negeri Samawah
Duhai, apa urusan Laila bintu Al Judi dengan diriku?
Hatiku senantiasa diselimuti oleh bayang-bayang sang wanita
Paras wajahnya slalu membayangi mataku dan menghuni batinku.
Duhai, kapankah aku dapat berjumpa dengannya,
Semoga bersama kafilah haji, ia datang dan akupun bertemu.
Karena begitu sering ia menyebut nama Laila, sampai-sampai Khalifah Umar bin Al Khattab radhiallahu ‘anhu merasa iba kepadanya. Sehingga tatkala beliau mengutus pasukan perang untuk menundukkan negeri Syam, ia berpesan kepada panglima perangnya: bila Laila bintu Al Judi termasuk salah satu tawanan perangmu (sehingga menjadi budak), maka berikanlah kepada Abdurrahman radhiallahu ‘anhu. Dan subhanallah, taqdir Allah setelah kaum muslimin berhasil menguasai negeri Syam, didapatkan Laila termasuk salah satu tawanan perang. Maka impian Abdurrahmanpun segera terwujud. Mematuhi pesan Khalifah Umar radhiallahu ‘anhu, maka Laila yang telah menjadi tawanan perangpun segera diberikan kepada Abdurrahman radhiallahu ‘anhu.
Anda bisa bayangkan, betapa girangnya Abdurrahman, pucuk cinta ulam tiba, impiannya benar-benar kesampaian. Begitu cintanya Abdurrahman radhiallahu ‘anhu kepada Laila, sampai-sampai ia melupakan istri-istrinya yang lain. Merasa tidak mendapatkan perlakuan yang sewajarnya, maka istri-istrinya yang lainpun mengadukan perilaku Abdurrahman kepada ‘Aisyah istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang merupakan saudari kandungnya.
Menyikapi teguran saudarinya, Abdurrahman berkata: “Tidakkah engkau saksikan betapa indah giginya, yang bagaikan biji delima?”
Akan tetapi tidak begitu lama Laila mengobati asmara Abdurrahman, ia ditimpa penyakit yang menyebabkan bibirnya “memble” (jatuh, sehingga giginya selalu nampak). Sejak itulah, cinta Abdurrahman luntur dan bahkan sirna. Bila dahulu ia sampai melupakan istri-istrinya yang lain, maka sekarang iapun bersikap ekstrim. Abdurrahman tidak lagi sudi memandang Laila dan selalu bersikap kasar kepadanya. Tak kuasa menerima perlakuan ini, Lailapun mengadukan sikap suaminya ini kepada ‘Aisyah radhiallahu ‘anha. Mendapat pengaduan Laila ini, maka ‘Aisyahpun segera menegur saudaranya dengan berkata:
يا عبد الرحمن لقد أحببت ليلى وأفرطت، وأبغضتها فأفرطت، فإما أن تنصفها، وإما أن تجهزها إلى أهلها، فجهزها إلى أهلها.
“Wahai Abdurrahman, dahulu engkau mencintai Laila dan berlebihan dalam mencintainya. Sekarang engkau membencinya dan berlebihan dalam membencinya. Sekarang, hendaknya engkau pilih: Engkau berlaku adil kepadanya atau engkau mengembalikannya kepada keluarganya. Karena didesak oleh saudarinya demikian, maka akhirnya Abdurrahmanpun memulangkan Laila kepada keluarganya. (Tarikh Damaskus oleh Ibnu ‘Asakir 35/34 & Tahzibul Kamal oleh Al Mizzi 16/559)
Bagaimana saudaraku! Anda ingin merasakan betapa pahitnya nasib yang dialami oleh Laila bintu Al Judi? Ataukah anda mengimpikan nasib serupa dengan yang dialami oleh Abdurrahman bin Abi Bakar radhiallahu ‘anhu?(1)
Tidak heran bila nenek moyang anda telah mewanti-wanti anda agar senantiasa waspada dari kenyataan ini. Mereka mengungkapkan fakta ini dalam ungkapan yang cukup unik: Rumput tetangga terlihat lebih hijau dibanding rumput sendiri.
Anda penasaran ingin tahu, mengapa kenyataan ini bisa terjadi?
Temukan rahasianya pada sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut ini:
الْمَرْأَةُ عَوْرَةٌ فَإِذَا خَرَجَتِ اسْتَشْرَفَهَا الشَّيْطَانُ. رواه الترمذي وغيره
“Wanita itu adalah aurat (harus ditutupi), bila ia ia keluar dari rumahnya, maka setan akan mengesankannya begitu cantik (di mata lelaki yang bukan mahramnya).” (Riwayat At Tirmizy dan lainnya)
Orang-orang Arab mengungkapkan fenomena ini dengan berkata:
كُلُّ مَمْنُوعٍ مَرْغُوبٌ
Setiap yang terlarang itu menarik (memikat).
Dahulu, tatkala hubungan antara anda dengannya terlarang dalam agama, maka setan berusaha sekuat tenaga untuk mengaburkan pandangan dan akal sehat anda, sehingga anda hanyut oleh badai asmara. Karena anda hanyut dalam badai asmara haram, maka mata anda menjadi buta dan telinga anda menjadi tuli, sehingga andapun bersemboyan: Cinta itu buta. Dalam pepatah arab dinyatakan:
حُبُّكَ الشَّيْءَ يُعْمِي وَيُصِمُّ
Cintamu kepada sesuatu, menjadikanmu buta dan tuli.
Akan tetapi setelah hubungan antara anda berdua telah halal, maka spontan setan menyibak tabirnya, dan berbalik arah. Setan tidak lagi membentangkan tabir di mata anda, setan malah berusaha membendung badai asmara yang telah menggelora dalam jiwa anda. Saat itulah, anda mulai menemukan jati diri pasangan anda seperti apa adanya. Saat itu anda mulai menyadari bahwa hubungan dengan pasangan anda tidak hanya sebatas urusan paras wajah, kedudukan sosial, harta benda. Anda mulai menyadari bahwa hubungan suami-istri ternyata lebih luas dari sekedar paras wajah atau kedudukan dan harta kekayaan. Terlebih lagi, setan telah berbalik arah, dan berusaha sekuat tenaga untuk memisahkan antara anda berdua dengan perceraian:
فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهِ. البقرة 102
“Maka mereka mempelajari dari Harut dan Marut (nama dua setan) itu apa yang dengannya mereka dapat menceraikan (memisahkan) antara seorang (suami) dari istrinya.” (Qs. Al Baqarah: 102)
Mungkin anda bertanya, lalu bagaimana saya harus bersikap?
Bersikaplah sewajarnya dan senantiasa gunakan nalar sehat dan hati nurani anda. Dengan demikian, tabir asmara tidak menjadikan pandangan anda kabur dan anda tidak mudah hanyut oleh bualan dusta dan janji-janji palsu.
Mungkin anda kembali bertanya: Bila demikian adanya, siapakah yang sebenarnya layak untuk mendapatkan cinta suci saya? Kepada siapakah saya harus menambatkan tali cinta saya?
Simaklah jawabannya dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:
تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ لأَرْبَعٍ لِمَالِهَا وَلِحَسَبِهَا وَجَمَالِهَا وَلِدِينِهَا ، فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ. متفق عليه
“Biasanya, seorang wanita itu dinikahi karena empat alasan: karena harta kekayaannya, kedudukannya, kecantikannya dan karena agamanya. Hendaknya engkau menikahi wanita yang taat beragama, niscaya engkau akan bahagia dan beruntung.” (Muttafaqun ‘alaih)
Dan pada hadits lain beliau bersabda:
إِذَا خَطَبَ إِلَيْكُمْ مَنْ تَرْضَوْنَ دِينَهُ وَخُلُقَهُ فَزَوِّجُوهُ إِلاَّ تَفْعَلُوا تَكُنْ فِتْنَةٌ فِى الأَرْضِ وَفَسَادٌ عَرِيضٌ. رواه الترمذي وغيره.
“Bila ada seorang yang agama dan akhlaqnya telah engkau sukai, datang kepadamu melamar, maka terimalah lamarannya. Bila tidak, niscaya akan terjadi kekacauan dan kerusakan besar di muka bumi.” (Riwayat At Tirmizy dan lainnya)
Cinta yang tumbuh karena iman, amal sholeh, dan akhlaq yang mulia, akan senantiasa bersemi. Tidak akan lekang karena sinar matahari, dan tidak pula luntur karena hujan, dan tidak akan putus walaupun ajal telah menjemput.
الأَخِلاَّء يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلاَّ الْمُتَّقِينَ. الزخرف 67
“Orang-orang yang (semasa di dunia) saling mencintai pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertaqwa.” (Qs. Az Zukhruf: 67)
Saudaraku! Cintailah kekasihmu karena iman, amal sholeh serta akhlaqnya, agar cintamu abadi. Tidakkah anda mendambakan cinta yang senantiasa menghiasi dirimu walaupun anda telah masuk ke dalam alam kubur dan kelak dibangkitkan di hari kiamat? Tidakkah anda mengharapkan agar kekasihmu senantiasa setia dan mencintaimu walaupun engkau telah tua renta dan bahkan telah menghuni liang lahat?
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
ثَلاَثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ وَجَدَ حَلاَوَةَ الإِيمَانِ: أَنْ يَكُونَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا، وَأَنْ يُحِبَّ الْمَرْءَ لاَ يُحِبُّهُ إِلاَّ لِلَّهِ، وَأَنْ يَكْرَهَ أَنْ يَعُودَ فِى الْكُفْرِ كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُقْذَفَ فِى النَّارِ. متفق عليه
“Tiga hal, bila ketiganya ada pada diri seseorang, niscaya ia merasakan betapa manisnya iman: Bila Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai dibanding selain dari keduanya, ia mencintai seseorang, tidaklah ia mencintainya kecuali karena Allah, dan ia benci untuk kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkan dirinya, bagaikan kebenciannya bila hendak diceburkan ke dalam kobaran api.” (Muttafaqun ‘alaih)
Saudaraku! hanya cinta yang bersemi karena iman dan akhlaq yang mulialah yang suci dan sejati. Cinta ini akan abadi, tak lekang diterpa angin atau sinar matahari, dan tidak pula luntur karena guyuran air hujan.
Yahya bin Mu’az berkata: “Cinta karena Allah tidak akan bertambah hanya karena orang yang engkau cintai berbuat baik kepadamu, dan tidak akan berkurang karena ia berlaku kasar kepadamu.” Yang demikian itu karena cinta anda tumbuh bersemi karena adanya iman, amal sholeh dan akhlaq mulia, sehingga bila iman orang yang anda cintai tidak bertambah, maka cinta andapun tidak akan bertambah. Dan sebaliknya, bila iman orang yang anda cintai berkurang, maka cinta andapun turut berkurang. Anda cinta kepadanya bukan karena materi, pangkat kedudukan atau wajah yang rupawan, akan tetapi karena ia beriman dan berakhlaq mulia. Inilah cinta suci yang abadi saudaraku.
Saudaraku! setelah anda membaca tulisan sederhana ini, perkenankan saya bertanya: Benarkah cinta anda suci? Benarkah cinta anda adalah cinta sejati? Buktikan saudaraku…
Wallahu a’alam bisshowab, mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan atau menyinggung perasaan.
***
Ustadz Muhammad Arifin Badri, M.A.
Dipublikasi ulang dari www.pengusahamuslim.com
Footnote:
1) Saudaraku, setelah membaca kisah cinta sahabat Abdurrahman bin Abi Bakar ini, saya harap anda tidak berkomentar atau berkata-kata buruk tentang sahabat Abdurrahman bin Abi Bakar. Karena dia adalah salah seorang sahabat nabi, sehingga memiliki kehormatan yang harus anda jaga. Adapun kesalahan dan kekhilafan yang terjadi, maka itu adalah hal yang biasa, karena dia juga manusia biasa, bisa salah dan bisa khilaf. Amal kebajikan para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam begitu banyak sehingga akan menutupi kekhilafannya. Jangan sampai anda merasa bahwa diri anda lebih baik dari seseorang apalagi sampai menyebabkan anda mencemoohnya karena kekhilafan yang ia lakukan. Disebutkan pada salah satu atsar (ucapan seorang ulama’ terdahulu):
مَنْ عَيَّرَ أَخَاهُ بِذَنْبٍ مَنْ عَابَهُ بِهِ لَمْ يَمُتْ حَتَّى يَعْمَلَهُ
“Barang siapa mencela saudaranya karena suatu dosa yang ia lakukan, tidaklah ia mati hingga terjerumus ke dalam dosa yang sama.”

Selasa, 10 Januari 2012

laporan praktikum hama pada tanaman cabe


Laporan
LAPORAN PRAKTIKUM
HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN CABE
DI DESA HULAWA
Di susun
Oleh :



KELOMPOK III
AGRIBISNIS B
KARMILA SAHA
AKSA PAUNE
FAHRIANI
FITRIAN EVA TAMALA
PUTRI AYU NINGTIAS
SARINTAN HADALI
MAYANTRI HUNOWU
MUJIATI
NURHAYATI LUMBATO
AGUS SALIM BAGA

UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
FAKULTAS ILMU-ILMU PERTANIAN
2011

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan atas kehadirat Allah SWT, karena dengan izin dan kuasa-Nyalah kami kelompok   dapat menyusun laporan mata kuliah penganggu tanaman. Adapun komoditi yang kami teliti tentang TANAMAN CABAI  Seperti yang kita ketahui bersama bahwa  cabai (Capsicum annum) Merupakan komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomis cukup tinggi. Di Indonesia cabai  banyak dibudidayakan terutama di dataran rendah. Cabai juga merupakan jenis tanaman hortikultura  yang dijadikan kebutuhan pokok bagi masyarakat Indonesia, namun bila dilihat dari  hasilnya masih belum memuaskan. Hal ini disebabkan oleh  berbagai faktor, diantaranya adalah teknik budidaya, kondisi lingkungan serta gangguan hama dan penyakit.
Demikian pula para petani tanaman cabai yang mengalami berbagai permasalahan, mulai dari teknik budidaya hingga penanganan terhadap  hama dan penyakit, sudah semestinya agar melakukan konsultasi terhadap seorang expert guna mendapatkan solusi terbaik dari permasalahan tersebut agar dapat menuai  hasil panen yang memuaskan.
Kami sebagai penulis tentunya menyadari bahwa dalam penyusunan laporan ini masih terdapat banyak kekurangan, oleh karena itu kritik dan saran yang bersifat membangun sangat diharapkan untuk kesempurnaan laporan ini, semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Gorontalo,   Desember 2011
PENYUSUN



KELOMPOK III





DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
1.1  Latar belakang
1.2  Tujuan
1.3  Manfaat
BAB II  METODOLOGI
            2.1 Waktu dan Tempat
2.2 Alat dan Bahan
2.3 Langkah-langkah pelaksanaan
BAB III  HASIL PEGAMATAN
3.1 Hama
3.2 Gejala Serangan
3.3 Penyakit
BAB IV PENUTUP
4.1 Kesimpulan
4.2 Saran
DOKUMENTASI




BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Telah disadari bahwa serangan hama peganggu tanaman, merupakan salah satu faktor pembatas dalam upaya peningkatan produksi pertanian, termasuk tanaman holtikultura (cabai). Oleh karena itu peran perlindungan tanaman sangat penting dalam pengamanan produksi, khususnya dalam menekan kehilangan hasil atau kerugian ekonomi petani akibat serangan hama penganggu tanaman.
Untuk bisa mnegetahui secara spesifik mengenai hama penganggu tanaman  yang menyerang pada tanaman yang menyerang khusunya tanaman cabe beserta penyakitnya. Kali ini mahasiswa agribisnis mengadakan praktikum lapangan pada tanaman cabe, dengan koordinasi oleh dosen-dosen pembimbing, untuk lebih mengenal dan dapat mengidentifikasi hama dan penyakjit apa yang terdapat pada tanaman cabai ini.
Dalam laporan ini, akan dipaparkan cara kerja dan hasil pengamatan yang didapat oleh kelompok kerja dan hasil pengamatan yang di dapat oleh kelompok kami mengenai hama dan penyakit yang terdapat pada tanaman cabai.
1.2  Tujuan
Praktikum ini bertujuan agar mahasiswa mampu mngenal klasifikasi serangga dan mengidentifikasi serangga baik yang bersifat hama dan serangga  yang bersifat sebagai predator dan parasitoid
1.3  Manfaat
-          Dapat mengetahui dan lebih mengenal identifikasi jenis serangga yang bersifat hama maupun serangga yang bersifat predator serta parasitoid
-          Dapat memberikan pemahaman terhadap mahasiswa mengenai hama dan penyakit yang terdapat pada tanaman cabai







BAB II
METODOLOGI
2.1 Cara Kerja
Untuk pelaksanaan kegiatan praktikum kali ini dilaksanakan pada hari Sabtu 17 Desember 2011 yang berlokasi di Desa Hulawa Kec. Telaga Kab. Gorontalo.
2.2  Alat dan Bahan
Adapun alat dan bahan yang disediakan dalam pelaksanaan praktikum kali ini yaitu
1.         Jaring
2.         Botol berisi zat pembunuh
3.         Tissue
4.         Amplop
5.         Kantung plastik
6.         Toples/botol selei
7.         Buku identifikasi
8.         Alat tulis menulis
9.         Alcohol
2.3 Langkah-langkah pelaksanaan
v  PENGUMPULAN SERANGGA
a.       Siapkan alat dan bahan
b.      Lakukan pengumpulan serangga yang ada pada tanaman dengan menggunakan jaring
c.       Pengumpulan dilakukan dengan metode penyisiran
d.      Serangga yang tertangkap dimasukkan kedalam botol pembunuh atau disuntik dengan alkohol
e.       Lakukan iidentifikasi dilaboratorium dan buat laporan
f.       Buat koleksi

v  PENGAMATAN GEJALA SERANGAN HAMA PADA TANAMAN
a.       Siapkan alat dan bahan yang diperlukan
b.      Lakukan pengamatan pada tanaman terutama untuk tanaman yang di duga terserang hama
c.       Buatlah laporan hasil pengamatan
v  PENGAMATAN GEJALA SERANGAN PENYAKIT PADA TANAMAN
a.       Siapkan alat dan bahan yang diperlukan
b.      Lakukan pengamatan pada tanaman terutama untuk tanaman yang diduga terserang penyakit
c.       Buatlah laporan hasil pengamatan






BAB III
HASIL PENGAMATAN
Dalam kegiatan praktikum kali ini, mahasiswa dibagi dalam beberapa kelompok dengan identifikasi hama dan penyakit pada tanaman yang telah di instruksikan untuk di amati. Kelompok kami mendapat giliran mengamati hama dan penyakit pada tanaman cabai.
Berikut ini hasil pengamatan yang di dapat di lapangan yaitu:
3.1 Hama
                        a. Lokasi pengamatan : Desa Hulawa Kec. Telaga Kab. Gorontalo
b.  Jenis tanaman         : cabai
c. Jenis serangga         
1. Hama                       : Ulat buah, dan belalang
2. Predator                  : Burung, dan koksi
3. Parasitoid                : Tawon, ngengat, dan capung
3.2 Gejala serangan
a. Jenis tanaman          :  Cabe
b. Gejala serangan hama
1. Ulat buah                    
Ulat Buah Cabai (Helicoverpa spp) HSN ini dulunya dikenal dengan nama Ulat Buah Heliothis spp.  Ulat buah cabai ini biasanya akan menyerang cabai mulai cabai masih berwarna hijau hingga pada saat cabai masak.  Ulat menyerang cabai dengan cara mengebor dan masuk ke dalam buah cabai.  Akibat serangan ulat ini cabai menjadi rusak sehingga tidak bisa dijual ke pasar.  Ulat buah menyerang tanaman cabai yang masih muda dan menyebabkan buah berlubang dan busuk karena infeksi. Pemberantasan secara kimia dilakukan dengan penyemprotan insektisida, seperti Supracide 40 EC, Curacron 500 EC, Buldok 25 EC. Untuk mencegah serangan yang lebih besar, maka buah yang terserang harus dipetik dan dimusnahkan dengan cara dibakar agar tidak menulari buah yang sehat.
2.  Belalang
1.  Aktif memakan dedaunan bahkan pangkal batang
2. Daun yang dimakan oleh ulat hanya tersisa rangka atau tulang daunya saja
3.3 Penyakit
a.  jenis tanaman     : Cabai
b  Gejala Penyakit berupa jamur
1.    Antracnose
Penyakit Antracnose dikenal juga dengan istilah “pathek” adalah penyakit yang hingga saat ini masih menjadi momok bagi petani cabai. Buah yang menunggu panen dalam beberapa waktu berubah menjadi busuk oleh penyakit ini. Gejala awal dari serangan penyakit ini adalah bercak yang agak mengkilap, sedikit terbenam dan berair, buah akan berubah menjadi coklat kehitaman dan membusuk. Ledakan penyakit ini sangat cepat pada musim hujan. Penyebab penyakit ini adalah jamur carnifora capsici.
Pengendalian membersikan tanaman yang terserang agar tidak menyebar, saat pemilihan benih harus kita lakukan secara selektif, menanam benih cabai yang memiliki ketahanan terhadap penyakit pathek. Secara kimia, disemprot dengan fungisida sistemik berbahan aktif triadianefon dicampur dengan fungisida kontak berbahan aktif tembaga hidroksida seperti Kocide 54WDG, atau yang berbahan aktif Mankozeb seperti Victory 80WP.
2.    Bercak Daun Cercospora
Penyebab (patogen) dan gajala penyakit Penyakit bercak daun pada cabai disebabkan oleh jamur Cercospora capsici. Gejala pada daun berupa bercak sirkuler dengan bagian tengah berwarna abu-abu, dan bagian luarnya
berwarna coklat tua. Pada kelembaban tinggi, bercak cepat melebar, kemudian mengering dan pecah dan akhirnya gugur. Daun yang terinfeksi berat berubah warna menjadi kuning dan gugur ke tanah. Jamur dapat bertahan lama dari musi ke musim pada sisa-sisa tanaman yang terinfeksi atau dapat terbawa biji. Serangan yang parah umumnya pada tanaman yang memasuki  fase pembungaan.

Penyebaran
penyakit melalui spora yang ditiup angin, percikan air hujan, air siraman, dan alat pertanian pekerja kebun. Perkembangan penyakit sangat cepat apabila kondisi lingkungan sangat kondusif